Liverpool Harus Waspadai Hal Ini Saat Bertemu Leipzig di 16 Besar

Liverpool Harus Waspadai Hal Ini Saat Bertemu Leipzig di 16 Besar

Gilabola.com – Liverpool akan terbang ke Budapest dan hadapi RB Leipzig di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (17/2) dini hari WIB.

Kedua tim sejauh ini memiliki kondisi yang cukup kontras jelang pertandingan tersebut, walai The Reds bermain cukup baik selama satu jam dan memimpin penguasaan bola, sebelum akhirnya dikalahkan Leicester, 3-1, akhir pekan lalu.

Sedangkan Leipzig, klub Bundesliga itu sudah mulai beristirahat dan memulihkan kondisi di waktu yang bersamaan. Tim asuhan Julian Nagelsmann itu bahkan memiliki waktu tambahan untuk mempersiapkan laga leg pertama tersebut, setelah bermain melawan Augsburg – dan menang 2-1, pada Jumat malam waktu setempat.

Die Roten Bulles tengah berada di puncak permainan mereka dan kemenangan mereka atas Augsburg akhir pekan lalu menjadi sukses ketiga secara berturut-turut di ajang liga, yang sukses membawa mereka ke peringkat dua klasemen Bundesliga. Sementara Liverpool, justru alami tiga kekalahan beruntun di Liga Premier.

Itulah yang terjadi di skuad Leipzig pada pertandingan terakhir mereka sebelum bertemu The Reds. Nagelsmann kemungkinan akan lakukan sejumlah perubahan pada Rabu dini hari nant, seperti dilansir thisisAnfield.com:

Formasi dan perubahan

Nagelsmann diketahui sebagai salah satu pelatih paling fleksibel dan sangat menuntut di sepak bola Eropa, terutama dalam hal perubahan taktikal maupun persiapan timnya.

Musim ini, pelatih muda yang masih berusia 33 tahun tersebut terapkan formasi 4-4-2, 4-3-3 dan variasi 3-5-2 atau 3-4-3, di mana pergantian skema bisa terjadi dalam pertandingan. Dua formasi terakhir menjadi skema permainan yang paling dia terapkan, setidaknya di awal laga, dan saat mengalahkan Augsburg 2-1 akhir pekan lalu Julian Nagelsmann turunkan dua penyerang.

Terlepas dari sistem permainan yang diterapkan Nagelsmann, Leipzig selalu menentukan dan menyulitkan di barisan lini tengah, sehingga ia kemungkinan akan lakukan rotasi di posisi itu saat timnya bertemu Liverpool nanti.

Tak ada yang berbeda dalam hal ini. Tiga pemain belakang; Klostermann, Orban dan Halstenberg, menjadi formasi standar, sementara di lini serang ada Yussuf Poulsen dan Christopher Nkuku – nama terakhir ini biasanya menjadi pendukung, gelandang yang doyan menyerang, tapi sangat unggul selama babak pertama di dua pertandingan.

Di lini tengah, secara normal Leipzig punya cara yang sama dengan The Reds, yakni satu gelandang bekerja, dua lainnya berperan sebagai nomor delapan. Tapi, ada jauh lebih banyak fleksibilitas untuk berkeliling dan bek saya tak hanya bermain melebar, terutama bagi Angelino di sisi kiri.

Baca:  Liverpool Tak Jelas, Wijnaldum Bungkam Soal Kontrak Barunya

Nagelsmann kemungkinan akan turunkan Kevin Kampl bermain ke dalam, Haidara dan Dani Olmo di depan. Tapi, Olmo seringkali ditempatkan di sisi kiri lapangan melewati tengah lapangan, sementara Angelino lebih bertenaga untuk bergerak ke posisi lini depan, tengah lapangan, dan di manapun ia bisa menimbulkan kerusakan bagi Liverpool nanti.

Jika ingin mengendalikan pertandingan itu, Nagelsmann akan mainkan formasi 3-4-3 setelah dua lakukan perubahan awal, dan akhiri pertandingan itu dengan lima pemain di belakang, karena Augsburg berhasil mencetak satu gol di akhir laga di samping mengancam lini belakang Leipzig.

Mengistirahatkan dan Merotasi Pemain

Nagelsmann sempat ungkapkan ‘ketegangan dan kekhawatiran’ atas pemainnya yang ada di bangku cadangan di laga melawan Augsburg. Namun, hal itu sebenarnya jadi kesempatan baginya untuk lakukan rotasi terhadap beberapa pemain, sebelum bertemu The Reds.

Ada Dayot Upamecano, Marcel Sabitzer dan Tyler Adams sebagai tiga pemain terkenal di laga ini, sementara Ibrahima Konate jadi pemain pengganti karena sudah benar-benar bugar.

Jika ada pemain hebat lain yang bisa dimasukkan dalam daftar timnya saat ini, maka pemain itu adalah Sabitzer. Dia bisa mengendalikan penyerangan tim ini, kreatif dan pekerja keras, serta memiliki skill individu yang bagus dan mumpuni dalam hal set-piece.

Pemain asal Austria ini juga bisa mainkan peranan mendalam di lini tengah, tapi karena laga kontra Liverpool pada akhir pekan ini adalah laga kandang Leipzig, tak heran jika melihatnya dimainkan lebih maju, dengan Haidara yang akan keluar dari samping.

Upamecano juga akan kembali ke lini pertahanan, lalu ada satu atau dua 50-50 panggilan yang bisa dilakukan. Tyler Adams bisa bermain lebih sentral, tapi biasanya dia dimainkan di posisi kanan wing-back dan bisa berikan energi maupun disiplin taktikal, serta level teknis yang lebih baik dibandingkan Mukiele.

Perkiraan Starting XI Leipzig: Gulacsi; Klostermann, Upamecano, Orban; Kampl; Adams, Sabitzer, Olmo, Angelino; Nkunku, Poulsen.